Postingan

Ekonomi Politik Islam Kontemporer

Pemikiran Ekonomi Politik Islam Kontemporer Pemikiran ini muncul untuk memperbaiki dan mengkritiik pemikiran sebelumnya, dimana pada masa ini terbagi menjadi beberapa aliran yaitu aliran mainstream, aliran alternatif kritis. Pada aliran mainstream mereka mengatakan bahwa islam merupakan salah satu ilmu yang modrenn, dimana dapatmemanfaatkan teknik produksi dan metode organisasi yang ada (Pemikiran daru Muhammad Najatullah Siddiqi). Pada aliran mainstream ini mereka megatakan bahwa salah satu penyebab masalah ekonomi ialah kelangkaan seperti kelangkaan sumber daya makanan dan manusia. Pada aliran alternatif kritis, mereka lebih mengkritik pemikiran aliran mainstream yang mana hanya bentuk kelanjutan dari pemikiran neo-klasik, dengan bentuk lain yaitu menghapus bunga dan menggantinya menjadi zakat. Seharusnya menurut pandangan aliran kritis ini yang harus ditingkatkan ialah prinsip keadilan dan kejujuran. Salah satu tokoh yang berperan dalam pemikiran ini ialah Prof. Timur Kuran. ...

Ekonomi Politik Islam Klasik

Pemikiran Ekonomi Politik Islam Klasik Pemikiran pada masa ini sendiri terbagi menjadi tiga fase, dan didalam blog ini saya hanya kana mencoba untuk menjelaskan fase pertama dan kedua. Fase pertama merupakan fase pemikiran islam yang dimulai pada abad ke-5 Hijriayah.Pada fase ini salah satu tokoh yang akan dibahas ialah Zaid Bin ‘Ali (10-80 H/ 699-738 M), dimana pada pemikiran beliau mengatakan bahwa uang akan menghasilkan sesuatu melalui perdagangan, yang mana menurut pandangan beliau ini transaksi perdagangan boleh dilakukan secara kredit dengan harga yang lebih tinggi asalkan sebelumnya terlah tercapai sebuah kesepakatan antara kedua pihak. Apabila kesepakatan atau akad telah tercapai antara kedua belah pihak, maka keuntungan yang didapat tidak termasuk kedalam riba. Lanjut kepada Fase Kedua, dimana pada tahap ini sering disebut dengan fase cemerlang atau yang paling dikenang oleh banyak tokoh. Fase ini dimulai pada abad ke 11-15. Salah satu tokoh yang berpengaruh pada masa ...

Ekonomi Politik Global

Ekonomi Politik Global Ekonomi politik global atau internasional mulai dilihat perkembangannya saat terjadinya perdagangan pada abad 13 melalui jalur sutra. Kemudian pada abad ke-15 bangsa Eropa mulai melakukan pelayaran ke luar benuanya, bangsa Eropa melakukan pelayaran dengan alasan untuk mencari rempah-rempah yang sudah mulai langka ditemukan disana. Dalam ekspedisi tersebut mereka tidak hanya membawa kepentingan ekonomi saja, tapi mereka juga memutuskan sebuah keputusan yang dilakukan oleh negarawan (kepentingan politik). Pada periode ini mereka masih meragukan untuk mengatakan bahwa ekonomi dan politik saling keterkaitan. Namun terdapat beberapa peristiwa yang kemudian membuat mereka mulai percaya bahwa politik dan ekonomi itu saling keterkaitan. Peristiwa pertama ialah munculnya negara-negara yang perkonomiannya mulai bangkit yaitu Jepang dan Korea Selatan, dimana dengan kebangkitan perekonomian negara tersebut memiliki implikasi terhadap hubungan politik antar negara. Peri...

Non State Actor In Development : Foundation And Privat Sector

Non State Actor In Development : Foundation And Privat Sector Dalam hal ini saya, akan mencoba untuk menjelaskannya dengan mnegambil salah satu Foundation yaitu Rokefeller Foundation. Dimana memiliki fokus kepada Standar Oil atau berfokus kepada minyak di New York, dengan pendirinya ialah John D Rockefeller dan anaknya John D Rockefeller Jr. Foundation ini berdiri pada 14 Mai 1913. Namun seiring dengan berjalannya waktu arah dari program ini mulai merambah kearah kesehatan, obat-obatan, agrikultural, ilmu alam, kesenian dan humanities, ilmu sosial dan hubungan internasional. Peran dari yayasan ini ialah mereka akan menguasai dan memberikan bantuan kepada negara tertentu. Selain itu yayasan ini memiliki banyak cabang, bisa dilihat di Indonesia yang memiliki Chevron, dll. Dengan kata lain yayasan ini memberikan bantuan dalam bentuk pemberian pekerjaan bagi mereka yang mau bekerjasama dalam hal perminyakan. Bentuk lainnya dari peran lembaga ini di Indonesia ialah, dapat dilihat pada...

Non-State Actor In Development : Civil Society

Non-State Actor In Development : Civil Society Sebelum kita menjelaskan bagaimana peran dari civil sociey, kita terlebih dahulu harus mengetahui tentang pengertian dari civil society. Civil society atau masyarakat sipil global merupakan sebuahtenpat yang berada diantara negara dan pasar, dimana memiliki tujuan untuk kepentingan bersama. Secara tidak langsung civil society merupakan perpanjangan tangan dari masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah. Keanggotaan dari civil sociey sendiri berada diluar keluarga dan negara. Tujuan dibentuknya ialah untk mencapai kepentingan barsama, dengan cara mengubah kebijakan publik dan merubah nilai-nilai yang ada dimasyarakat. Framework dari civil society sendiri dibagi mejadi tiga, yaitu : ·          Sosial kapital, merupakan modal-modal yang dimiliki masyarakat seperti asosiasi-asosiasi yang bertujuan untuk menjalankan pasar ·          Publi...

Aliran Sisi Penawaran

Aliran Sisi Penawaran Aliran ini lahir untuk menghadapi inflasi dan kelesuan ekonomi pada tahun 80-an.Aliran ini lahir didasarkan kepada aliran adam smith (teori klasik), dengan turunannya kepada pemikiran Say tentang enterpreneurship, oleh karena itu aliran ini muncul. Menurut Harold McCure dan Thomas Willet, mereka membagi aliran ini menjadi dua bagian yaitu : ·          Kelompok utama dengan tokoh Martin Feldstein, dimana menurut beliau perlunya adanya insentif pajak dalam memacu pertumbuhan ekonomi lewat dampaknya terhadap tabungan dan investasi. ·          Kelompok kedua dengan tokoh Michael Boskin, aliran ini lebih dering disebut dengan aliran radikal. Yang mana menurut aliran ini pemotongan pajak akan memberikan dampak positif terhadap tabungan, investasi dan penawaran tenaga kerja. Secara tidak langsung aliran ini lebih berbicara mengenai modal, dimana modal tersebut didapat dengan...

Pemikiran Monetaris

PEMIKIRAN MONETARIS : Milton Friedman Merupakan sebuah pemikiran yang lahir untuk mengkritik teori keynessian, dimana pemikiran yang dikritik ialah mengenai penentuan biaya yang tidak sesuai dengan pemikiran monetaris. Dimana menurut pemikiran monetaris harusnya penentuan biaya harus berdasarkan kepada pentingnya jumlah uang yang beredar. Perubahan dalam jumlah uanag sangat berpengaruh kepada tingkat inflasi jangka panjang dan perilaku GNP Rill dalam jangka panjang. Dalam aliran monetaris mereka biasanya membahsa mengenai sebab-sebab terjadinya perubahan pendapatan nasional, kebijakan moneter dan pasok uang harus mencerminkan kebutuhan dunia usaha. Inti dari pemikiran monetaris ini ialah dinamika dalam peredaran uang, dimana negara harus dapat mengatur volume peredaran uang agar tidak terjadi inflasi maupun deflasi. Pada saat sekarang ini banyak negara yang mengaplikasikan teori dari keynessian dibandingkan dengan teori dari Milton Fredman (Kebijakan Moneter). Alasannya karena ...