Pemikiran Neo Klasik
PEMIKIRAN NEO-KLASIK : MAZHAB
CAMBRIDGE
Pemikiran ini sendiri muncul sebagai
bentuk penolakan dari pemikiran sebelumnya, dimana pada pemikiran sebelumnya
lebih berfokus kepada harga, produksi,dll. Pemikiran ini sendiri juga
terbagi-bagi, ada pendekatan marginal, mazhab Austria, mazhab Lausanne, Mazhab
Cambridge,dll. Untuk saat ini saya akan membahas mengenai Mahzab Cambridge.
Tokoh yang mempelopori lahirnya mahzab
ini ialah Alfred Marshall (1842-1924), beliau menempuh pendidikan di Merchan
Taylor dan lulus dalam bidang matematika di St.John Collage, Cambridge. Pada tahun
1868 beliau bertugas sebagai staf pengejar di Cambridge dengan bidang moraldi
Cambridge dan pada tahun tersebut beliau mulai mempelajari dan mendalami
tentang illmu ekonomi. Tahun1882 beliau ditugaskan untuk megajar ekonomi
politik di Bristol dan pada tahun 1885 beliau kembali lagi ke Cambridge. Akhirnya
pada tahun 1908 beliau diangkat sebagai ketua Jurusan Ekonomi Politik
Cambridge.
Alfred Marshall merupaka tokoh yang
sangat berpengaruh dalam memperbaharui pandangan ekonomi yang dikemukakan oleh
pandangan kaum klasik dan nego-klasik sebelumnya. Pada pemikiran klasik hherga
barang ditentukan oleh besarnya pengorbanan untuk memproduksinya atau dengan
kata lain harga pasar ditentukan oleh penawaran. Pandangan dari kaum klasik ini
tentu saja dikritik oleh pemikir neo-klasik, dimana menurut Jevons, Menger dan
Walras yang sangat berpengaruh dalam menentukan harga ialah utilitas yang
diterima oleh pengonsumsian satu unit terakhir dari barang tersebut. Dengan
kata lain menurut kaum neo-klasik sebelumnya berpendapat bahwa harga itu ditentukan
oleh permintaan.
Dari kedua pemikiran tersebut, Marshall
mencoba untuk mengggabungkannya, dimana selain biaya-biaya, harga juga
dipengaruhi oleh unsur subjektif. Unsur subjektif dapat dilihat dari sudut
produsen dan konsumen. Dimana dari sudut produsen lebih kepada keadaan keuangan
perusahaan. Sedangkan dalam sudut pandang konsumen, lebih kepada pendapatan
yang pada akhirnya akan mempengaruhi daya beli. Dengan kata lain menurut
Marshall dalam menentukan harga dipasar dipengaruhi oleh adanya pendapatan dan
penawaran.
Jika harga yang terbentuk dipasar lebih
besar dari biaya yang dibutuhkan, maka perusahaan aka menikmati keuntungan
dalam jangka pendek. Sedangkan jika perusahaan mendapatkan keuntungan dalam
jangka panjang, maka itu akan menarik perhatian dari perusahaan lain untuk
bergabung kedalam pasar. Dimana semakin banyak perusahaan yang masuk kepasar,
berarti semakin banyak pula produksi dan penawaran. Kemudian menurut pandangan
neo-klasik bentuk pasar yang paling efisien ialah pasar persaingan sempurna. Hal
ini karena keuntungan yang didapat sama rata atara kedua pihak.
Komentar
Posting Komentar