Developmental State


DEVELOPMENTAL STATE
Merupakan sebuah konsep yang berkembang di Asia Timur, dimana dalam teori ini mengatakan bahwa adanya relasi antara negara terhadap kegiatan pembangunan dinegaranya, dengan menempatkan negara sebagai aktor utama dalam mendorong pembangunan tersebut. Negara yang berada dikawasan Asia Timur dahulu menggunakan sistem ini dan sistem ini dapat dikatakan berhasil, dapat dilihat dari adanya Jepang, Korea Selatan. Teori pembangunan ini sendiri lebih menitik beratkan kepada peran pemerintah sebagai penggerak dan pengarut dari pembangunan itu sendiri, kemudian dibarengi dengan birokrasi yang handal.
Apakah suatu negara memerlukan sistem Developmental State dalam menjalankan pembangunan mereka?. Menurut saya itu tidak diperlukan, karena sistem ini sangat menunjang dan memberikan kekuasaan punuh kepada lembaga eksekutif (otoritas administratif dan kekuatan politik) dalam menjalankan sistem ekonomi seperti pasar. Walaupun dalam prakteknya pemerintah tidak memiliki kekuasaan dalam menentukan pasar, tapi hal ini malah membuat terjadinya kesenjangan harga yang ada dipasar. Hal ini akan membuat yang kaya akan semakin kaya begitupun sebaliknya. Kumudian dalam sistem ini juga diperlukan orang-orang yang handal, disiplin dan kohesif dalam hal birokrasi. Namun jika birokrasi tersebut tidak baik, maka apabila terjadi goncangan (krisis ekonomi) maka sistem ini juga akan ikut goyah.
Yang harus dilakukan oleh negara ? Jika sebuah negara tetap ingin menganut sistem ini, maka mereka harus daapt menjamin siapa saja yang masuk kedalam birokrasi mereka. Kemudian mereka juga harus dapat menjamin jika korupsi itu tidak akan terjadi, jika ingin sistem ini berhasil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemikiran Neo Klasik