Pemikiran Ekonomi Polirik Sebelum Karl Marx dan Pemikiran Ekonomi Marx


PEMIKIRAN EKONOMI POLITIK SOSIALISME SEBELUM MARX DAN PEMIKIRAN EKONOMI MARX
Pemikiran ekonomi polirik sebelum Marx dikenal sebagai salah satu pemikiran yang bersifat utopis. Hal ini dikarenakan harapan yang ingin dicapai banyak bersifat angan- angan saja. Dimana didalam periode ini pemikiran tokohnya hanya berkaitan dengan membentuk negara yang adil dan semua hal dimiliki dan dicari secara bersama. Tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Sir Thomas More, Tomasso Campanella, Francis Bacon dan James Harrington.
Selanjutnya ialah masa sosialisme komunitas bersama, dimana ini merupakan masa yang hampir sama dengan sosialisme yang bersifat utopis, tapi pada masa ini para tokoh berusaha untuk mewujudkan apa yang ingin mereka capai. Tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Robert Owen, Charles Fourier dan Louis Blanc. Robert Owen (1771-1837), dia merupakan seorang pengusaha kaya, dimana ia memiliki sebuah keinginan untuk mencptakan suatu komunitas yang ideal dimana kesejahteraan masyarakat diperhatikan. Untuk mewujudkan hal tersebut ia membangun sebuah pabrik yang diperujtukkan sebagai model perbaikan kesejahteraan para pekerja “parallelogram”. Begitupun dengan tokoh selanjutnya yaitu Fourier dan Louis mereka juga berusaha untuk menciptakan sebuah komunitas yang ideal. Namun usaha yang mereka lakukan tidak mendapatkan dukungan karena terlalu dianggap utopis dan tidak akan bertahan lama.
Selanjutnya masuk kepada masa pemikiran ekonomi Karl Marx. Dimana pemikiran beliau merupakan pemikiran yang beraliran sosialisme komunis. Dari seluruh pemikiran sosialisme, hanya pemikiran beliau yang dapat diterima. Hal ini dikarenakan pemikiran beliau menyangkut kedalam semua aspek kehidupan seperti ekonomi, politik,dll. Dan pemikiran beliaupun dapat direalisasikan dan tidak bersifat utopis.
Istilah-Istilah Dalam Filsafat Ilmu :
·         Sintesis-antisintesis : antisintesis merupakan bantahan atau pernyataan lain yang membantah dan menyanggah pendapat dari sebuah tesis (kebenaran). Sintesis merupakan gabungan atau rangkuman dari tesis dan antisintesis yang menghasilakan satu hal yang bersifat utuh yang merupakan hasil ilmiah yang baru.
·         Subjektif-intersubjektif : subjektif merupakan kebenaran yang melibatkan persepsi pengamatnya, dimana kebenaran didapat dengan cara pendapat sendiri, tanpa adanya dukungan fakta, referensi, tanpa analisa dan tidak melalui pengujian empiris dan logis. Intersubjektif merupakan
·         Diskursus : merupakan sebuah sistem berfikir, ide-ide, pemikiran dan gambaran yang kemudian membangun konsep suatu budaya.
·         Dialektika Materialis : merupakan pendangan materialis dengan metode dialektik, dimana memiliki ciri-ciri ilmiah, objektif, universal, praktis, lengkap dan revolusioner. Kemudian mereka semuan saling berhubungan, saling mempengaruhi dan saling bergantung antara satu dengan yang lain.

Jika dikaitkan dengan pemikiran ekonomi sosialis sebelum Marx, maka dapat dikatakan bahwa masih banyaknya terjadi antisisntesis dan hal-hal yang masih bersifat subjektif. Hal itu dapat dibuktikan dengan pandangan para tokoh yang masih bersifat utopis dan belum dapat direalisasikan, serta banyaknya penolakan atas pemikiran pada masa tersebut karena masih bersifat lemah d an tidak akan mamapu untuk bertahan lama. Kemudian pada masa Karl Marx, masa itu dapat dikatakan sebagai masa yang paling dapat diterima dengan banyak masyarakat, karena didalam pemikiran beliau sudah lengkap didalamnya bagaimana melakukan kegiatan ekonomi dengan baik beserta strateginya. Dan didalam pemikiran Karl Marx sendiri dia juga telah menciptakan Dialektika Materialis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemikiran Neo Klasik