The Concept of Development
The Concept of
Development
Development / Pembangunan, memiliki pengertian sebagai sebuah
proses dari sebuah perubahan yang bersifat dinamis. Menurut Development Studies pengertian dari
pembangunan ialah : Pertama untuk menganalisa masalah-masalah yang terjadi di
negara berkembang. Kedua lebih berfokus kepada perkembangan internasional dari
masyarakat. Ketiga konsep mengenai development
sendiri merupakan multi disiplin ilmu sosial yang paling dasar dengan memiliki
objek terhadap isu sosial, politik, ekonomi. Menurut Todaro pembangunan / development
memiliki tujuan untuk :
·
Memperbaiki dan
meningkatkan level dari kehidupan, seperti income
dan konsumsi, tingkat dari makanan,
pelayanan kesehatan, dan pendidikan.
·
Kebebasan untuk
meningkatkan rasa percaya diri, baik itu dari individu maupun negara.
Alternative interpretation of development :
- ·
Development as economic growth : merupakan sebuah pandangan yang mengatakan bahwa,
pandangan setiap orang / negara mengenai ekonomi berbeda – beda. Dimana bagi
beberapa orang ekonomi dijadikan sebagai tolak ukur untuk melihat apakah sebuah
negara maju atau tidak. Namun beberapa pandanga lainnya mengatakan bahwa
ekonomi bukanlah tolak ukur untuk melihat majunya sebuah negara.
- ·
Development as distributive justice : merupakan sebuah pandangan yang mengatakan bahwa
seharusnya negara yang lebih maju dapat memberikan bantuan kepada negara yang
kurang mampu.
Theories :
- ·
Development theory
: dimana dalam teori ini melihat bagaimana banngsa barat dapat merubah tatanan
masyarakat mereka. Serta tidak adanya perubahan bagi masyarakat non-barat yang
digunakan sebagai sumberdaya komparatif dalam menjelaskan modernitas.
- · Developmentalism
: bangsa Barat memiliki kemampuan dan tanggung jawab untuk mempromosikan
pembangunan didaerah terkebelakang. Dimana saran yang diberikan dapat dilihat
dari bidang teknologi, sosial, perubahan ekonomi, adanya pemisahan agama dan
pemerintahan, lahirnya sebuah individualisme.
- ·
Modernization : Inti
dari teori ini ialah mencoba mmengelompokkan masyarakat, dimana memiliki
concern kepada proses dari tradisional ke modern. Dimana didalam teori ini
terdapat tahapan dalam pertumbuhan ekonomi yaitu :
§ Traditional society : merupakan tahap awal dengan
memiliki fokus kepada pertanian dan produksi yang bersifat terbatas.
§ Prediction for take off : hasil dari inovasi ilmuan,
mengiring surplus yang digunakan untuk investasi.
§ Take off stage : dimana adanya perkembangan ekonomi
yang lebih berkembang, dimana masyarakat telah mencoba untuk menjadi lebih
mandiri.
§ Tahap dimana masyarakat lebih banyak dlaam hal
konsumsi dari pada prosuksi, dengan contoh : pemilik saham.
Dampak
yang ditimbulkan dari tahapan ekonomi yang terakhir ialah adanya Middle Income Trap dimana masyarakat
tidak produktif lagi.
- ·
Keynasian Growth Theory : Dalam teori ini mengatakan bahwa seharusnya
pemerintah harus banyak melakukan investasi dan penyimpanan uang. Dan apabila
masyarakatnya memiliki sifat yang konsumtif, harus dibarengi dengan konsumtif
yang bersifat produktif. Selain itu apabila masyarakat dan negara dapat
menyimpan uang mereka, mereka dapat melanjutkannya dengan melakukan investasi
kenegara lain (bunga yang telah ditetapkan). Dan apabila negara mereka
tiba-tiba mengalami depresi, maka mereka dapat mengambil kembali uang yang
telah diinvestasikan tersebut.
- ·
Neoliberal Theory : dalam teori ini mereka menentang teori dari keynesian,
dimana mereka mengatakan bahwa dalam pembangunan di negara berkembang,
seharusnya yang diberikan ialah pelatihan / pendidikan bukan memberikan bantuan
dana.
- ·
Neocolonial dependence model
- ·
Sustainable Development : Dalam teori
ini lebih menekan kepada bagaimana untuk membentuk sebuah pembangunan menjadi
berkelanjutan. Dimana yang harus diperhatikan ialah melihat dan memperhatikan
lingkungan sekitar dan membuat pembangunan harus diiringin dengan meihat
keadaan lingkungan.
- ·
Populer Development
Hampir semua bahan yang saya dapatkan disini, merupakan hasil perkuliahan Pembangunan Internasional.
Komentar
Posting Komentar